Jumat, 26 April 2019

Program Gerakan Guru Menulis Buku Telah Banyak Melahirkan Buku

Program Gerakan Guru Menulis Buku Telah Banyak Melahirkan Buku

Program Gerakan Guru Menulis Buku Telah Banyak Melahirkan Buku
Jumat, 26 April 2019

Workshop menulis di Bengkalis

Program Workshop Menulis Buku dengan tajuk Gerakan Guru Menulis Buku yang ditaja oleh Rumah Kreatif Suku Seni Riau di berbagai daerah di Riau, hasilnya sudah mulai terlihat. Kegiatan yang telah diselenggarakan di 5 kabupaten yakni Siak, Rengat, Bengkalis, Mandau, dan Taluk Kuantan selama bulan Januari sampai Maret 2019 ini, telah melahirkan sejumlah buku karya para guru.

Di antaranya buku memoar “Kuitip Cintaku di Arafah” kaya Yusi Adrianti (Rengat), “Siswa Terampil Berbicara” kumpulan artikel karya Desfianti (Mandau), “Kepada Kabut Pagi” buku puisi karya Lisda Ika Wahyuni Ningsih (Rengat), “Hikayat Negeri Api” buku puisi karya Fitri Yanti (Bengkalis), “Tapak Tak Berjejak” buku puisi Raja Mariani (Bengkalis), “Pendidikan Karakter, Lierasi & Kreativitas” buku esai Marlina (Bengkalis), “Terubuk Menangis” buku puisi Dessy Satria (Bengkalis), “Buhul yang Terlepas” buku puisi Suhernawati, “Cahaya Kecil dalam Pusaran Ingatan” karya Pispian Rahman (Taluk Kuantan), dan yang lain sedang proses terbit.

Program ini menampilkan narasumber utama Marhalim Zaini, S.Sn., M.A dan didampingi oleh para penulis di daerah tempat terselenggaranya workshop ini, di antaranya Musa Ismail, Jeli Manalu, Puguh Sutrisno dan Eviorina. “Program ini diikuti oleh para guru dengan antusias. Mereka semua membayar untu mengikuti workhsop. Tapi saya melihat semangat mereka sangat tinggi untuk bisa melahirkan karya buku,” ujar Marhalim, juga selaku Kepala Suku Seni.

Gerakan Guru Menulis Buku ini, menurut Marhalim, adalah sebuah program unggulan Suku Seni di tahun 2019 ini. Program yang diikuti oleh ratusan guru dari berbagai daerah ini, adalah sebuah upaya untuk meningkatkan budaya literasi di kalangan guru, dan memberikan laluan agar para guru terbiasa menulis, yang kemudian harapannya, dapat ditularkan pula kepada anak didik mereka. “Program ini, Insya Allah ke depan akan terus digelar di sejumlah daerah lain di Riau,” imbuh Marhalim.



Program Gerakan Guru Menulis Buku Telah Banyak Melahirkan Buku
4/ 5
Oleh