Kamis, 16 Mei 2019

“Dilanggar Todak” Penanda Lahirnya Suku Seni Riau (Catatan Sejarah 1)

“Dilanggar Todak” Penanda Lahirnya Suku Seni Riau (Catatan Sejarah 1)

“Dilanggar Todak” Penanda Lahirnya Suku Seni Riau (Catatan Sejarah 1)
Kamis, 16 Mei 2019


SEJARAH berdirinya Rumah Kreatif Suku Seni Riau dimulai dari sebuah peristiwa pertunjukan teater-puisi bertajuk “Dilanggar Todak” karya/sutradara Marhalim Zaini, pada 22, 23, 24 Februari 2018. Bermula dari gagasan dan kegelisahan kreatif Marhalim Zaini untuk mementaskan sebuah pertunjukan dan membentuk sebuah komunitas seni di Riau, dibukalah audisi pemain di media sosial.
Dan ternyata responnya cukup baik. Sekitar 80-an calon pendukung pertunjukan dari berbagai latar belakang berkumpul pada pertemuan perdana pada sekitar bulan Oktober 2017, di Taman Budaya Riau. Dari hasil pertemuan tersebut maka disepakatilah untuk sama-sama berkomitmen berproses dari nol, untuk mendukung pertunjukan “Dilanggar Todak” dalam sebuah naungan Suku Teater Riau (karena saat itu masih fokus pada satu bidang seni saja).

Proses pun dimulai dengan latihan bersama di tempat yang berpindah-pindah. Gagasan demi gagasan terus digali dan diolah. Para pendukung tampak terus bersemangat latihan meskipun dengan tempat dan kondisi seadanya.



Dan biasanya dalam proses inilah seleksi alam bekerja. Sampai pada saat pertunjukan, pendukung yang masih terus menjaga komitmen bersama masih lumayan banyak. Mulai dari pemain, pemusik, tim artistik, tim produksi, berjumlah sekitar 50-an (sejumlah nama pendukung dapat dilihat di poster). Dan inilah generasi angkatan pertama yang kelak menjadi cikal bakal perjalanan menjadi Rumah Kreatif Suku Seni Riau.


Apakah itu “Dilanggar Todak”? Bagaimanakah pertunjukannya? Bagaimana antusiasme penonton? Ikuti catatan berikutnya....***

“Dilanggar Todak” Penanda Lahirnya Suku Seni Riau (Catatan Sejarah 1)
4/ 5
Oleh