Senin, 17 Juni 2019

Sewa Rumah Suku dari Hasil Tiket “Dilanggar Todak” (Catatan Sejarah 3)

Sewa Rumah Suku dari Hasil Tiket “Dilanggar Todak” (Catatan Sejarah 3)

 Sewa Rumah Suku dari Hasil Tiket “Dilanggar Todak” (Catatan Sejarah 3)
Senin, 17 Juni 2019


Pertunjukan teater-puisi “Dilanggar Todak” rupanya membawa berkah bagi Suku Seni. Selama tiga malam berturut-turut (22-24 Februari 2018) pertunjukan ini ditonton oleh lebih dari 1300 penonton. Tiket senilai 25.000 (Pelajar/Mahasiswa), 35.000 (Umum), 150.000 (VIP), terjual sebelum hari pertunjukan.

Pasca pertunjukan, setelah dihitung-hitung ada sekitar 15 jutaan uang hasil produksi tersisa. Dalam rapat anggota lalu diputuskan uang ini untuk melanjutkan pergerakan Suku Seni ke depan. Sebagian dipakai untuk syukuran, makan-makan di Pulau Cinta. Sebagian besar, sepakat digunakan untuk Hal yang paling krusial adalah sanggar, tempat berkumpul dan berkreativitas.

Maka segeralah tim bergerak mencari rumah kontrakan yang memiliki halaman luas, dan strategis untuk dijadikan sanggar. Tim yang saat itu giat mencari antara lain Joni Hendri, Rahmad, Ajik, Anju Zasdar.
 
Setelah beberapa hari mencari di sejumlah lokasi, ditemukanlah sebuah rumah di sekitar Air Dingin. Sebuah rumah yang tampaknya telah lama tidak dihuni, karena bersemak, dan tidak terawat. Tapi halaman cukup luas, dan cukup dengan kampus UIR, tidak pula jauh dari jalan utama. Ini pilihan tepat. Maka setelah ditelusuri pemiliknya, kami pun memutuskan untuk menyewa rumah ini. Terletak di Jl. Amal Ikhlas, no 11, Air Dingin, Bukitraya, Pekanbaru.***

Sewa Rumah Suku dari Hasil Tiket “Dilanggar Todak” (Catatan Sejarah 3)
4/ 5
Oleh