Minggu, 21 Juli 2019

Grup Kompang Suku Seni Terus Berlatih

Grup Kompang Suku Seni Terus Berlatih

Grup Kompang Suku Seni Terus Berlatih
Minggu, 21 Juli 2019


DISELA-sela kesibukan mempersiapkan pertunjukan “Agama Sungai” yang akan dipentaskan 27 Juli mendatang, Grup Kompang Suku Seni tetap latihan. Jika semula dijadwalkan Jumat sore, latihan Kompang dipindah di hari Minggu sore. Selain anggota Rumah Kreatif Suku Seni Riau, Grup Kompang Suku Seni membuka diri bagi siapa saja yang hendak ikut latihan bersama, setiap pukul 16.00 hingga 18.00 di  Rumah Suku, Jalan Amal Ikhlas nomor 11, Air Dingin.

“Kompang” adalah nama salah satu jenis alat musik tradisional yang cukup populer di kalangan masyarakat Melayu. Alat musik pukul ini sering digunakan dalam berbagai perayaan tradisi, misalnya untuk prosesi pesta perkawinan Melayu. Alat yang terbuat dari kulit kambing, lembu, atau kerbau ini konon berasal dari Arab dan dibawa masuk ketika masa kesultanan Melaka pada abad ke-13.

Pelatih Kompang Suku, Pauzul Azmi alias Ace, menyebut latihan dilakukan seminggu sekali, bisa saja nanti ditambah jam menjadi seminggu dua kali. Grup ini terbuka untuk siapa saja yang mau bersama-sama belajar Kompang. “Saya berharap grup ini bisa bertahan, dan menjadi salah satu grup yang eksis di Pekanbaru ini,” ungkap Ace.

Sementara itu, Manager Program Suku Seni, Ajik Bahar, menjelaskan bahwa alat musik Kompang ini adalah salah satu alat yang didapat dari Bantuan Pemerintah FKBM (Fasilitasi Komunitas Budaya di Masyarakat) yang diterima oleh Suku Seni tahun ini. “Kami akan memanfaatkan bantuan ini untuk meningkatkan SDM kami, dan mensukseskan program-program Suku Seni ke depan. Selain itu, alat ini juga akan disewakan bagi masyarakat umum, “ ujar Ajik.***

Grup Kompang Suku Seni Terus Berlatih
4/ 5
Oleh