Sabtu, 27 Juli 2019

Inilah Para Pendukung “Agama Sungai”

Inilah Para Pendukung “Agama Sungai”

Inilah Para Pendukung “Agama Sungai”
Sabtu, 27 Juli 2019


PERTUNJUKAN teater-puisi “Agama Sungai” karya/sutradara Marhalim Zaini yang akan dipentaskan pada 27 Juli 2019 di Teater Terbuka Taman Budaya Riau didukung oleh anggota tetap Rumah Kreatif Suku Seni Riau. Ini adalah upaya semaksimal mungkin memberdayakan dan membangun SDM anggota sendiri.
Ajik Bahar atau Baharsyah Setiaji, lahir di Lirik, 10 Agustus 1993. Lulusan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta ini, aktif berteater sejak masih di Yogyakarta. Datang kembali ke Riau, langsung bergabung di Suku Seni. Ia kerap dipercaya melatih olah tubuh di Suku Seni, karena potensi seni terbesar dari dirinya adalah tubuh. Terlibat aktif dalam semua proses penggarapan di Suku Seni. Dalam pertunjukan kali ini ia berperan sebagai Tubuh 1.

Adek Feisal Usman, lahir di Pranap, 19 Februari 2000. Mantan pembalap ini adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNRI. Telah terlibat dalam sejumlah produksi seni sejak Suku Seni Riau berdiri, khususnya menjadi aktor. Sempat  menyutradarai pertunjukan seni. Selain teater, ia juga terus berlajar menulis sastra. Kali ini ia berperan sebagai Orang-orang Plastik.

Joni Hendri, lahir di Teluk Dalam, 12 Agustus 1993. Sejak Suku Seni Berdiri, ia paling aktif dan sibuk mengurusi banyak hal. Selain sebagai Bendahara di Suku, ia juga terlibat di semua aktivitas kegiatan di Suku Seni. Alumni jurusan Teater Akademi Kesenian Melayu Riau ini suka improvisasi dalam drama komedi, berpantomime, dan berteater. Guru SDN 153 ini belakangan juga mencoba belajar menulis. Perannya kali ini sebagai Orang-orang Plastik.

Eko Ragil Ar-Rahman, lahir di Pekanbaru, 22 Juni 1995. Masih tercatat sebagai mahasiswa Bahasa Inggris di Universitas Islam Riau. Urusan administrasi menjadi bidangnya sejak awal di Suku Seni. Menulis sastra adalah bidang yang ia tekuni selain juga turut beberapa kali mendukung pertunjukan seni. Telah menerbitkan sebuah buku puisi dan karya-karyanya termuat di sejumlah media massa. Ia ditunjuk sebagai Pimpinan Produksi dalam pertunjukan ini.

Julisman, lahir di Pekanbaru, 15 Juli 1985. Alumnus Universitas Islam Riau ini, sejak awal terlibat dalam urusan desain di Suku Seni Riau. Meskipun begitu ia tetap aktif mengikuti berbagai program di Suku, terutama di kelas menulis. Belakangan ia hendak mencoba bermain teater dengan terlibat dalam proses penggarapan “agama sungai” sebagai Nelayan.

Pauzul Azmi, lahir di Selatpanjang, 5 Mei 1995. Terlibat dalam proses penggarapan seni di Suku Seni sebagai pemain musik. Meskipun sesekali ia juga terlibat dalam pertunjukan drama, dan juga menjadi pemain di sejumlah pertunjukan seni.  Ia diserahi urusan kelistrikan dan kerumahtanggaan di Suku Seni. Mahir berkompang dan bersilat, sesekali gemar membaca puisi. Dalam pertunjukan ini ia menjadi Pemain Musik.

Anisah Veronika Ridhanti, lahir di Pekanbaru, 14 November 1999. Mahasiswa Fakultas Hukum UIR. Aktif di sejumlah organisasi di kampus. Bidang seni yang ia geluti saat ini sastra dan teater. Main teater baru ketika bergabung di Suku Seni. Ia berperan sebagai Perempuan Obor.

Faisal Amin, lahir di Sungai Salak, 6 Agustus 1999. Mekanik Vespa ini adalah mahasiswa jurusan Musik di Sendratasik FKIP UIR . Meskipun ia jurusan Musik, ia lebih sering main Teater bersama Suku Seni. Kali ini ia berperan sebagai Tubuh 2.

Rahmadi, lahir di Pekanbaru, 1 Maret 2001. Alumnus SMA 12 Pekanbaru. Bergabung di Suku sejak ia duduk di bangku SMA. Ia masuk Suku memilih bidang sastra, tetapi kali ini ia ingin terlibat proses pertunjukan teater. Perannya sebagai Nelayan.

Misratul Jannah, lahir di Pekanbaru, 20 Februari 1995. Alumni DIII Kebidanan Universitas Abdurrab. Meskipun ia telah bekerja menjadi bidan di sebuah klinik, ia tetap ingin berekspresi seni melalui sastra dan teater. Perannya dalam pertunjukan ini sebagai Perempuan Obor.

Berly Rianda Saputra, lahir di Pekanbaru, 30-12-1993. Wirausaha. Bidang yang digeluti di Suku Seni adalah seni teater dan sastra. Dunia video/multimedia juga menjadi kegemarannya. Main dalam pertunjukan ini sebagai Orang-orang Plastik.

Cici Sri Rahayu lahir di Duri, 21 Oktober 2000. Ia mahasiswa Psikologi Universitas Islam Riau. Di Suku ia mau belajar seni teater dan tari. Sebelumnya ia juga sempat terlibat dalam pertunjukan teater tradisional Jawa. Kali ini ia berperan sebagai Perempuan Obor.

Denisa Indiani, Lahir 05 Januari 2001. Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra FKIP Universitas Islam Riau ini menekuni bidang seni tari dan teater di Suku. Anggota Suku angkatan 3 ini dalam pertunjukan kali ini memerankan Perempuan Sungai.

Novita Suhendriani, Lahir di Pekanbaru, 5 November 1998, Mahasiswi Fak. Psikologi Universitas Islam Riau. Di Suku Seni ia ingin belajar seni teater dan tari. Ini adalah pengalaman pertama pentas teater bersama komunitas, memerankan Perempuan Obor.

Tri Fuji Anggara Lahir di Kp. Bunga, 07 November 1993. Mahasiswa Universtias Abdurrab ini aktif berorganisasi di kampus. Ia memilih bidang seni teater dan musik di Suku Seni. Kali ini ia memerankan Orang-orang Plastik.

Vira Silvia Lahir di Pekanbaru, 15 Oktober 2001. Siswa SMKN 1 Pekanbaru (Otomatisasi Tatakelola Perkantoran) yang sedang magang di sebuah kantor pemerintah. Bidang Seni teater ia geluti di Suku. Memerankan Perempuan Obor.

YM Ukhi Daragia Lahir di Pekanbaru, 19 Juni 2002. Siswa SMA Handayani Pekanbaru ini mulai aktif berpuisi sejak SD. Bidang seni teater dan baca puisi ia geluti di Suku Seni. Dalam pertunjukan kali ini ia memerankan Perempuan Obor.

Inilah Para Pendukung “Agama Sungai”
4/ 5
Oleh