Selasa, 16 Juli 2019

Kepala Suku Seni Ikuti Sosialisasi Penerima Fasilitasi Penulisan Sejarah

Kepala Suku Seni Ikuti Sosialisasi Penerima Fasilitasi Penulisan Sejarah

Kepala Suku Seni Ikuti Sosialisasi Penerima Fasilitasi Penulisan Sejarah
Selasa, 16 Juli 2019


SELAMA tiga hari (14-16 Juli 2019), Marhalim Zaini mengikuti kegiatan sosialisasi penerima Bantuan Pemerintah Fasilitasi Penulisan Buku Sejarah, di Hotel Ambhara Jakarta Selatan. Marhalim, yang mewakili kategori perorangan, adalah salah seorang penerima dari 87 penerima bantuan yang dinyatakan lolos yang terdiri dari berbagai bidang: Penulisan Buku Sejarah, Ivent Sejarah, Film Sejarah, Ragam Media Pembelajaran Sejarah, dan Aplikasi Pengembangan Sejarah.

Menurut panitia pelaksana teknis kegiatan, M. Iqbal, di antara bidang-bidang tersebut, proposal pengajuan yang paling banyak adalah bidang Penulisan Buku Sejarah. Ada 190 proposal yang masuk, tetapi yang dinyatakan lolos hanya 25 proposal. Sementara jumlah keseluruhan proposal yang masuk dari semua bidang berjumlah 450-an proposal. “Tahun ini jumlah pengajuan dari masyarakat mengalami peningkatan,” ujar Iqbal.

Kegiatan sosialisasi yang dihadiri oleh semua penerima bantuan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan dan pemahaman terkait tujuan program ini dan kebijakan-kebijakan dalam Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan. Peserta juga dibekali informasi tentang berbagai prosedur pelaksanaan kegiatan sampai pembuatan laporan, serta perpajakan. Selain Direktur Sejarah, dari unsur Perpajakan, unsur Inspektorat, kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sri Hartini. Hadir juga beberapa sejarawan dari Universitas Indonesia, yang juga bertindak sebagai verifikator.

Bagi Marhalim Zaini, bantuan pemerintah ini sangat penting bagi kerja penulisan sejarah lokal. Karena banyak sekali sejarah yang terabaikan, terserak tapi tak tercatat. “Meskipun saya bukan orang sejarah, tapi sebagai penulis dan sebagai pegiat kebudayaan saya punya tanggung jawab moral untuk turut menulis sejarah, terutama sejarah di bidang yang saya tekuni selama ini, yakni seni pertujukan,” imbuh Marhalim.***

Kepala Suku Seni Ikuti Sosialisasi Penerima Fasilitasi Penulisan Sejarah
4/ 5
Oleh