Kamis, 12 Desember 2019

Diskusi Seni #19 Bahas Sejarah Komunitas Seni Pertunjukan Riau

Diskusi Seni #19 Bahas Sejarah Komunitas Seni Pertunjukan Riau

Diskusi Seni #19 Bahas Sejarah Komunitas Seni Pertunjukan Riau
Kamis, 12 Desember 2019


Diskusi seni bulanan hadir kembali, kali ini membahas tentang sejarah komunitas seni pertunjukan di Riau. Tema ini adalah judul draft buku karya kepala Suku Seni, Marhalim Zaini, yang akan diterbitkan oleh Direktorat Sejarah. Diskusi akan digelar pada Jumat, pukul 20.00 WIB, bertempat di rumah kepala Suku di Perumahan Gading Marpoyan blok L, nomor 6, Pandau Jaya, Siak Hulu. Gratis, tapi karena tempat terbatas, diharapkan yang hadir konfirmasi ke Eko (0895604130236).

Suku Seni akan menghadirkan tiga pemantik diskusi yang sekaligus sebagai pembaca awal draft buku ini, yakni Husin, M.Sn (akademisi seni), Fedli Aziz (seniman), dan Marhalim sendiri. Selain membincangkan gerak perkembangan komunitas seni pertunjukan di Riau, diskusi ini juga diharapkan dapat memberikan masukan, koreksi, serta tambahan data yang boleh jadi terlewatkan dalam buku dengan judul lenkap, “Sejarah Komunitas Seni Pertunjukan di Riau, dari Masa Perintisan hingga Tahun 2000-an.”

Marhalim Zaini, menjelaskan bahwa buku ini adalah hasil dari penelitiannya selama lebih kurang tiga bulan, setelah ia menerima bantuan pemerintah berupa Fasilitasi Penulisan Buku Sejarah yang diselenggarakan oleh Direktorat Sejarah, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Tanpa fasilitasi ini, mungkin buku sejarah komunitas seni pertunjukan ini tidak bisa lahir secepat ini, meskipun saya sudah mulai mengumpulkan data sejak lama jauh sebelum ini, “ jelas Marhalim.

Menurut Marhalim, ini adalah kerja awal untuk dilanjutkan pada kerja-kerja riset yang lebih luas, lebih komprehensif.  Menurutnya, kerja semacam ini sangat penting untuk memulai secara lebih serius melakukan pendokumentasian seni pertunjukan di Riau. Selain dokumentasi video, dokumentasi dalam bentuk buku dapat memberikan narasi dan informasi yang lebih lengkap, agar generasi ke depan dapat lebih memahami bagaimana dinamika dunia seni pertunjukan di Riau. “Saya berterima kasih kepada Direktorat Sejarah, yang telah memberi dukungan ini,” tambah Marhalim.***

Diskusi Seni #19 Bahas Sejarah Komunitas Seni Pertunjukan Riau
4/ 5
Oleh