Rabu, 24 Juni 2020

Puisi-puisi Muhammad Daffa (Banjarbaru)

Puisi-puisi Muhammad Daffa (Banjarbaru)

Puisi-puisi Muhammad Daffa (Banjarbaru)
Rabu, 24 Juni 2020


TUALANG TAK BERJEDA

ke mana tualangmu membawaku menjauh?
sepasang langkah memburu degup rahasia

kau tergesa membawaku
bersama puisi yang tak usai mengucap serapah
kau yang buta bercinta
malah aku yang dibawa-dibawa dalam geram!

ke mana tualangmu bakal membawaku bermuara?
puisi kembali berserapah
mulutnya telanjur latah
menyumpah kau berulang kali

“penyair, rayuanmu
sebatas ciuman tanpa jeda
tak lebih dari lolong malam penghabisan
silap meminta ampun!”

banjarbaru, juni 2020


YANG TAK SUDAH DARI INGATAN

sudahi kutukmu, puisi
akhirkan segala geram
buang jauh-jauh segala masa lalu
dari kepala yang pitam

biarkan kekasih kembali
sebagai bait-bait cahaya
menjelajah kemarau tubuhku
sendiri membaca cinta yang tersesat
ke kamar-kamar malam, bersidekap mimpi
tak ada ujung

banjarbaru, juni 2020


MAGRIB BAGI BAYANGAN

kita
hanya
kata

di
baris
pertama

sebelum
sabda

kumandang magrib
meneluh bayang yang gugur

kita
sama-sama
tercekat
memandang roman muka

seketika silap segala yang terus kehilangan
memelihara panjang lengkingan
melolong serupa sakaratul puisi

banjarbaru, juni 2020


LAWATAN PUISI MINGGU

jikalau kata mengepungku
dari berbagai lintasan arah
biarkan para penyair menyihirku jadi kolom minggu
menelan gombal persajakan murah

jikalau minggu
mengubah diriku
sebagai apa pun yang bukan aku lagi
maka biarkan kutukan puisi bekerja

kunjungi aku setiap akhir pekan
di rubrik budaya koran Ibukota

banjarbaru, juni 2020


Muhammad Daffa, lahir di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 25 Februari 1999. Puisi-puisinya dipublikasikan di Radar Banjarmasin, Banjarmasin Post, Harian Analisa, Lokomoteks, Majalah Santarang, Buletin JEJAK, Radar Selatan, Harian Rakyat Sultra, Koran Merapi, Radar Tasikmalaya, Majalah Santarang, Biem.co, Magrib.id, dan Asyikasyik.com. Buku puisi tunggalnya Talkin (2017) dan Suara Tanah Asal (2018). Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Airlangga, Surabaya. Bergiat di grup daring “Kelas Puisi Bekasi”.


Puisi-puisi Muhammad Daffa (Banjarbaru)
4/ 5
Oleh